PB KKMB Ultimatum Polrestabes Tangkap Pelaku Kekerasan Kadernya Saat Aksi di PN Makassar

MAKASSAR, CITRANEWS.COM — Kasus pemukulan menimpa seorang kader Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) saat melakulan unjuk rasa terkait kasus korupsi dana BOK Dinkes Kabupaten Bulukumba yang merugikan negara hingga belasan milyar rupiah di depan kantor Pengadilan Negeri Kot Makassar beberapa waktu lalu.

Aksi yang semula berjalan damai, tiba-tiba chaos dan demonstras mendapatkan intimidasi dari security, polisi yang mengawal jalannya aksi dan beberapa orang berpakaian dinas Pengadilan Negeri. Ini membuat Yurdinawan selaku korban dan sebagai salah satu aktivis Bulukumba yang ikut dalam aksi tersebut geram dan melaporkan tindakan tersebut ke Polrestabes Makassar, namun hingga saat ini belum menemui kejelasan atas pelaporan yang dilakukan.

Yurdinawan mengakui telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan juga telah memberikan bukti berupa video dan hasil visum, yang membuktikan bahwa dirinya mengalami sejumlah luka-luka dan lebam atas aksi tak terpuji dari beberapa pihak yang melakukan tindakan represif terhadap para demonstran.

Hal ini juga yang menyulut kemarahan Ketua Umum Pengurus Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (PB-KKMB) Irman Nur, sehingga memberikan ultimatum kepada pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas dan menyelesaikan kasus yang menimpa kadernya itu.

“Saya sampaikan kepada kepolisian Kota Makassar agar profesional dalam menangani kasus ini, bukti-bukti yang diberikan cukup kuat untuk menangkap para pelaku tindak kekerasan ini,” ungkap Irman saat dikonfirmasi.

“Jika kasus ini dibiarkan, maka kedepan akan banyak yang terjadi hal serupa. Yang punya kepentingan akan semakin semena mena karena seolah mereka ini kebal akan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut Irman menyampaikan, pihaknya meminta polisi bekerja secara profesional dan terbuka. Dan apabila tidak ada kejelasan atas pelaporan kadernya, Irman mengancam akan mengajak seluruh kadernya untuk mendatangi Polrestabes mencari keadilan.(rilis)

Leave a Reply