Bikin Heran Sapi Liar Susah Ditertibkan, Anggota DPRD:  Satpol PP Tegas, Jangan Main-main!!

BULUKUMBA, CITRANEWS.COM — Estafet kepemimpinan Bulukumba, boleh saja berganti, sayangnya persoalan sapi liar yang wara-wiri di kawasan kota Bulukumba, seakan menjadi masalah yang sulit terpecahkan.

Bahkan, kawanan sapi liar makin percaya diri berkopdar ria menyusuri jalan-jalan di kota yang berjuluk Butta Panrita lopi ini.

Kondisi tersebut sudah berangsur lama, bahkan tak jarang sapi liar yang berkeliaran itu sering kali memicu terjadinya korban kecelakaan di jalan termasuk merusak tanaman warga.

Baru-baru ini juga, kawanan sapi itu tidak hanya terlihat di sekitaran jalan Kusuma Bangsa, Caile, dan Melati, sapi yang tak diketahui tuannya ini juga terlihat di sekitar jalur dua yang tak jauh dari pos lalu lintas.

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean, kembali bersuara, dia pun mengaku tak habis pikir masalah ternak liar yang berkeliaran dalam kota tak bisa ditertibkan.

“Heran saya kok sapi-sapi itu masih berkeliaran, adaji satpol ini kah? Dari duluji soal sapi saja tidak bisa di bereskan, “ketusnya. Jumat 8/04/2022.

Dikatakan, persoalan ternak sapi liar yang selama ini berwara-wiri di jalan, bukan masalah yang harus disepelekan, karena jika tetap dibiarkan jelaslah akan merugikan. Iapun menilai jika Satpol PP Bulukumba, seakan tak bernyali menghadapi pemilik sapi liar.

“Berapa kali disampaikan, itu sapi kalau tidak ditertibkan akan membahayakan pengendara, apalagi berkeliaran di malam hari, Satpol PP nampaknya kalah hadapi pemilik ternak kalau begini,”ungkapnya.

Anggota Komisi B DPRD Bulukumba ini pun berharap banyak Satpol PP menunjukkan ketegasannya dengan tidak memberi ampung lagi ke pemilik sapi yang sudah beberapa kali melepas ternaknya ke jalan.

“Potong saja itu sapi, dan kasi sanksi tegas ke pemiliknya, kita bisa saja menduga dong ada apa dengan Satpol PP, kok persoalan sapi tidak ada habisnya, tegas sedikit lah, jangan main-main,”tegasnya.
.
Sementara itu, Kepala Satpol PP, Haerul Nurdin, menanggapi hal itu, mengatakan jika wewenang pihaknya hanya sampai pada penertiban saja.

“Satpol hanya sebatas menangkap sapi selanjunya yang siapkan kandang oleh dinas peternakan selaku leding sektor,”singkatnya. (Adp).

Leave a Reply